Jumat, Januari 16, 2026

Bentuk Perhatian Terhadap Masyarakat Miski Ektrem, Bupati Takalar Akan Menghadirkan Sekolah Rakyat

Must Read

 

TAKALAR MEDIA WASPADA COM Bupati Takalar Ir. H. Mohamaad Firdaus Daeng Manye,.MM berdiskusi dengan Kemensos RI di Jakarta hari ini, tanggal 14 April 2025 untuk pengentasan kemiskinan dan pendirian sekolah rakyat di Takalar dimana ada 24 ribu masyarakat miskin ekstrem (sumbef Data : DTEN Kemensos RI 2025) di Takalar yang menjadi perhatian Bupati Takalar.

Sebagai bentuk perhatian, Bupati Takalar Daeng Manye berusaha menghadirkan Sekolah Rakyat untuk menampung masyarakat miskin yang akan bersekolah, juga melalui program pemberdayaan pengentasan kemiskinan.

Program ini merupakan gagasan bapak Presiden RI Prabowo Subianto dengan tujuan untuk memberikan pendidikan berkualitas dan gratis kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu.

READ  Tingkatkan Kinerja, Akuntabilitas dan Profesionalisme Pejabat Tinggi Pratama Eselon II.B Lingkup Pemerintah Kab. Takalar, Bupati Takalar Buka Pelaksanaan Uji Kompetensi

Daeng Manye mengatakan Sekolah Rakyat dirancang untuk mencetak generasi muda yang bisa menjadi agen perubahan dengan pendidikan yang gratis, lengkap dengan fasilitas asrama, makanan, dan perlengkapan sekolah yang semuanya ditanggung negara.

“Sekolah ini mencakup jenjang SD hingga SMA dan menggabungkan kurikulum formal serta pendidikan karakter untuk mempersiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ” Ucapnya.

Ditambahkan, Program ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan antar generasi dan memberikan peluang yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

UPT SPF SMPN 24 MAKASSAR DI TINGGALKAN BEBAN MASALAH DENGAN ADANYA SISWA YANG TIDAK TERDAFTAR DI DAPODIK ORANG TUA RESAH

  MAKASSAR MEDIA WASPADA DIDUGA Kepala sekolah SMPN 24 Makassar Ashar kadir S.pd. M.pd Menghadapi Tantangan berat terkait siswa sebanyak...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img