MAKASSAR MEDIA WASPADA Penggunaan dana Bantuan Operasional sekolah ( BOS) di UPT SPF SDI Laikang Makassar menjadi sorotan karena dinilai tidak transparan hal ini disebabkan karena tidak adanya transparan rincian informasi mengenai anggaran dana bos yang terpampang dipapan informasi sekolah
Menurut pantauan di lapangan papan informasi yang seharusnya memuat secara detail penggunaan dana bos terlihat kosong kondisi ini menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak termasuk orang tua siswa dan pemerhati pendidikan mengenai alokasi dan pengelolaan dana bos yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan disekolah tersebut
Seharusnya pihak sekolah transparan dalam penggunaan dana bos papan informasi itu wajib diisi agar masyarakat bisa mengetahui kemana saja dana itu digunakan ujarnya salah seorang pemerhati pendidikan yang Engan disebutkan namanya
Ketidakjelasan ini dikhawatirkan dapat menimbulkan kecurigaan dan spekulasi negatif terkait pengelolaan dana bos padahal transparansi merupakan salah satu prinsip utama dalam pengelolaan anggaran publik termasuk dana bos agar akuntabilitas dapat dipertanggung jawabkan
Awak media sudah mengkonfirmasi kepala sekolah diruagannya Sumarni S.pd M.pd sudah memberikan keterangan terkait papan informasi pengelolaan dana bos yang tidak ada rincian tertulis tersebut dipapan informasi
Sumarni S.pd M.pd menyampaikan ke awak media kalau bendahara sibuk sehingga lupa untuk mengisi rincian pengelolaan dana bos ujarnya
Kepala bidang SD ibu Kurni ketika dikonfirmasi di ruangannya dengan awak media menyampaikan akan menindaklanjuti dengan ada papan informasi pengelolaan dana bos yang tidak ada rincian tertera ujarnya
Dinas pendidikan kota Makassar juga diharapkan turun tangan bersama inspektorat kota Makassar untuk melakukan audit dan pengawasan terhadap penggunaan dana bos diseluruh sekolah termasuk UPT SPF SDI Laikang guna memastikan dana tersebut digunakan sesuai dengan peruntukannya dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan 18/11/2025

